5 Destinasi Cocok sebagai penutup akhir tahun
1. Tebing Masigit, Bandung
Tebing ini terdiri atas dua bagian dan terdapat jurang antara keduanya. Nah, kondisi alam tersebut akhirnya dimodifikasi sedemikian rupa dengan meletakkan berbagai hammock. Supaya saat kita menaiki hammock tersebut,kita seakan-akan sedang bermain ayunan. Selain bermain ayunan, kita juga bisa melihat pemandangan pegunungan yang indah serta melihat berbagai tebing-tebing indah yang ada di kawasan Citatah. Kita juga bisa mampir di berbagai destinasi sekitar Bandung misalnya tempat wisata ciamis.
Tebing Masigit Padalarang kini semakin populer dengan keberadaan aktivitas ekstreem yang belakangan ini mulai marak dan mulai digandrungi para traveller. Pasalnya ditempat ini kamu bisa menikmati sensasi berbeda yang akan membuat adrenalinmu semakin terpacu. Para traveler kini bisa mencoba hammock yang bergantung pada tebing- tebing yang ada dikawasan ini.
2. Lembah Harau, Sumatera Barat

Lembah Harau adalah sebuah ngarai dekat kota Payakumbuh di kabupaten Limapuluh Koto, provinsi Sumatera Barat. Lembah Harau diapit dua bukit cadas terjal dengan ketinggian mencapai 150 meter berupa batu pasir yang terjal berwarna-warni, dengan ketinggian 100 sampai 500 meter.
Jika mau bereksplorasi lebih jauh, kamu bisa mendatangi sebuah lembah dengan ketinggian kurang lebih 500 meter di Sumatera Barat.
Nah bagi kamu pecinta panjat tebing, jangan ragu untuk mendatangi lembah yang memacu adrenalin ini! Lembah yang dekat dengan kota Payakumbuh ini memang digandrungi pecinta panjat tebing karena tingginya serta pemandangan indah dari berbagai bukit di sekitarnya seperti Bukit Air Putih, Bukit Tarangtang dan Bukit Jambu.
3. Kereta Gantung Pantai Timang, Yogyakarta

Pantai Timang Gunungkidul ini sebenarnya dibagi menjadi dua areal yang berbeda, pada bagian pertama berada di sebelah Timur yang merupakan pantai dengan pasir yang berwarna putih bersih sama dengan kebanyakan pantai putih lainnya. Sedangkan pada bagian kedua yang berada pada sisi bagian Barat berupa perbukitan batu-batuan yanng cukup terjal yang berbatasan langsung dengan laut. Pada pantai berbatu ini pemandangan akan sangat indah karena terdapat batu yang cukup besar berdiri kokoh di pinggir pantai. Batu besar atau pulau tersebut dikenal dengan nama Batu Panjang atau Pulau Panjang dan Pulau Timang.
Pulau Timang Gunungkidul memang bukan pulau seperti pada umumnya yang berupa sebidang tanah dengan pesisir yang berpasir. Pulau ini tidak lebih berupa bongkahan batu karang yang besar dengan tebing yang sangat curam. Untuk mencapai Pulau Timang ini wisatawan harus menggunakan semacam gantole tradisional atau kereta gantung yang terbuat dari kayu dan bambu yang dirangkai dengan tambang tali plastik yang sangat kuat sehingga dapat menopang berat badan dari seseorang dan selanjutnya ditarik oleh beberapa orang sehingga gantole tersebut akan bergerak ke arah Pulau Timang.
Jarak luncur dari gantole ini sekitar 50-100 me kearah barat dari Pantai Timang. Dibutuhkan mental yang kuat bila ingin mencoba menyeberang kesana, karena sepanjang jarak tersebut anda akan meluncur sendirian menaiki gantole diatas lautan yang dalam dengan ombak yang besar.
Dibalik kerasnya perjuangan menuju kesana, ternyata Pulau Timang tempat yang paling baik untuk mencari hasil laut. Masyarakat setempat sering menggunakan kereta gantung ini menuju Pulau Timang untuk mencari hasil laut yang banyak terdapat di sana terutama Lombster. Hasil laut berupa Lobster yang memiliki nilai jual yang tinggi inilah yang membuat mayarakat setempat sampai rela bersusah payah dan berjuang untuk menuju kesana dengan medan berbahaya untuk mendapatkan hasil tangkapan tersebut.
4. Pantai Merah, Banyuwangi

Saat ini Pantai Pulau Merah Banyuwangi menjadi sasaran destinasi wisata favorit kedua bagi para wisatawan domestik maupun asing. Hal ini tidak lain dikarenakan kebersihan dan keindahan pesona pantai yang disuguhkan dan juga ombak yang bisa digunakan untuk surfing.
Banyuwangi memang sangat kaya akan pantai, dan hal inilah yang menjadikan Banyuwangi lebih dikenal di dunia. Hampir setengah wilayah Banyuwangi dikelilingi Pantai, dan salah satu pantai yang kian di lirik oleh para wisatawan adalah Pantai Pulau Merah, sebuah Pantai yang berlokasi di ujung selatan Banyuwangi.
Pantai pulau merah ini memiliki pasir putih yang terhampar luas sepanjang 3 KM. Dimana tidak jauh dari bibir pantai tersebut Terdapat bukit kecil yang sangat cantik setinggi 200 M. Di bagian timur, wisatawan disuguhi dengan pemandangan pegunungan. Sedangkan di bagian barat, wisatawan disuguhi dengan pemandangan sunset yang sangat indah.
Selain pemandangan menawan yang dimiliki nya, pantai Pulau Merah memiliki ombak yang sangat bagus setinggi 2 meter dengan panjang kurang lebih 300 meter yang dikelilingi oleh pohon mangrove.
Keamanan berwisata di Pantai pulau merah sangat diutamakan. Terdapat petugas yang menjaga sekaligus mengamankan apabila ada kecelakaan atau sesuatu yang tidak di inginkan, terutama kepada mereka yang melakukan renang di Pantai. Terdapat tower setinggi 5 meter yang digunakan oleh petugas ini untuk memantau dan memastikan keamanan keadaan di sekitarnya.
5. Sanghyang Heuleut

Terletak di sebelah barat Kota Bandung serta berbatasan dengan Distrik Cianjur dan Distrik Purwakarta. Yang sebenarnya, tempat wisata ini adalah di daerah Perum Perhutani di wilayah Jawa Barat. Sanghyang Heuleut bisa menjadi salah satu tujuan favorit untuk bersantai sejenak sambil menjelajahi alam.
Dulunya, tempat ini disakralkan oleh penduduk setempat. Karena, mitosnya adalah tempat pemandian bagi bidadari atau nimfa yang turun ke bumi, tetapi sekarang sudah diizinkan untuk umum. Karena, Sanghyang Heuleut adalah kolam alami yang airnya berasal dari Danau Citarum Purba.
Siapkan amunisi segera, seperti fisik prima, budget dan perlengkapan untuk traveling. Lalu, berangkat ke tempat-tempat tersebut di atas.


Komentar
Posting Komentar